Tidur Berkualitas Kini Dianggap Lebih Penting dari Diet dan Olahraga untuk Umur Panjang

- Penulis

Monday, 15 December 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ilustrasi tidur(mr.pri)

 

Jakarta — Tidur berkualitas kini dinilai sebagai salah satu faktor terpenting dalam menjaga kesehatan dan memperpanjang usia harapan hidup, bahkan disebut lebih berpengaruh dibandingkan pola makan sehat dan olahraga rutin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Sejumlah penelitian medis terbaru menunjukkan bahwa kurang tidur kronis berkaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, obesitas, depresi, hingga penurunan fungsi kognitif. Para ahli menegaskan, tidur bukan lagi sekadar waktu istirahat, melainkan proses biologis penting untuk pemulihan tubuh secara menyeluruh.



Dokter spesialis kesehatan tidur, dr. Andri Wibowo, Sp.T, mengatakan bahwa saat seseorang tidur, tubuh menjalankan berbagai fungsi vital yang tidak bisa digantikan oleh aktivitas lain.



“Tidur adalah waktu utama tubuh melakukan regenerasi sel, menstabilkan hormon, dan memperkuat daya tahan tubuh. Tanpa tidur yang cukup dan berkualitas, manfaat olahraga dan diet pun tidak akan optimal,” ujar dr. Andri kepada media, Senin (15/12).


Senada dengan itu, pakar kesehatan masyarakat Prof. Rina Kartika menilai kurang tidur dalam jangka panjang dapat mempercepat penuaan biologis dan meningkatkan risiko penyakit kronis.


“Kurang tidur memicu peradangan sistemik dan gangguan metabolisme. Ini yang membuat risiko penyakit jantung dan diabetes meningkat, bahkan pada usia produktif,” kata Prof. Rina.


Orang dewasa dianjurkan tidur selama tujuh hingga sembilan jam per malam dengan pola yang konsisten. Namun, para ahli menekankan bahwa kualitas tidur sama pentingnya dengan durasi. Kebiasaan tidur larut malam, sering terbangun, serta paparan layar ponsel sebelum tidur terbukti menurunkan kualitas istirahat.


Fenomena ini menjadi perhatian global seiring meningkatnya gaya hidup serba cepat dan ketergantungan pada perangkat digital. Organisasi kesehatan internasional pun mulai mendorong kampanye kesadaran tidur sehat sebagai bagian dari pencegahan penyakit kronis.


Masyarakat diimbau mulai membiasakan jam tidur teratur, mengurangi konsumsi kafein di malam hari, serta membatasi penggunaan gawai sebelum tidur guna menjaga kesehatan jangka panjang.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow WhatsApp Channel flashnews86.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Tentang Rokok: Dampak, Kandungan, dan Risiko Kesehatan
Tips Mengurangi Mual Saat Hamil yang Aman dan Efektif
Waspada! Tanda Halus Kerusakan Ginjal yang Sering Diabaikan
Kemenkes Pertimbangkan GLP‑1 untuk Obesitas Sesuai Pedoman WHO
BPOM Turun Langsung, Distribusikan Obat dan Sembako untuk Korban Banjir Aceh
Pola Minum yang Sebaiknya Dihindari Bila Anda Memiliki Asam Urat Tinggi
Kemenkes Tepis Isu Ketimpangan Dokter Spesialis Hospital dan Universitas
Layanan Darurat Aceh, Pemerintah Gunakan Helikopter untuk Evakuasi Medis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Saturday, 30 May 2026 - 12:45 WIB

Fakta Tentang Rokok: Dampak, Kandungan, dan Risiko Kesehatan

Wednesday, 17 December 2025 - 22:06 WIB

Tips Mengurangi Mual Saat Hamil yang Aman dan Efektif

Monday, 15 December 2025 - 09:23 WIB

Tidur Berkualitas Kini Dianggap Lebih Penting dari Diet dan Olahraga untuk Umur Panjang

Tuesday, 9 December 2025 - 09:03 WIB

Waspada! Tanda Halus Kerusakan Ginjal yang Sering Diabaikan

Tuesday, 9 December 2025 - 08:53 WIB

Kemenkes Pertimbangkan GLP‑1 untuk Obesitas Sesuai Pedoman WHO

Berita Terbaru

Kesehatan

Fakta Tentang Rokok: Dampak, Kandungan, dan Risiko Kesehatan

Saturday, 30 May 2026 - 12:45 WIB

Artist Stories

Inside the Studio: A Day in the Life of a Contemporary Artist

Wednesday, 21 Jan 2026 - 11:31 WIB